Kamis, 21 Juli 2011

Drama Transfer Dale Jennings

Dale Jennings, remaja berusia 18 tahun asal klub gurem, Tranmere Rovers, telah merampungkan proses transfernya ke tim raksasa Jerman, Bayern Muenchen, dengan nilai yang dirahasiakan. Tidak ada yang menyangka hal ini terjadi, termasuk Jennings sendiri.

Hal itu wajar, mengingat rekam jejak karier Jennings yang pernah ditolak Liverpool dan Everton saat berumur 15 tahun serta statusnya sebagai pemain League One, liga yang berada dua tingkat di bawah Liga Premier Inggris. Ia bahkan baru saja melewati musim pertamanya sebagai pemain senior di Tranmere dengan catatan enam gol dari 32 pertandingan. Jumlah yang tidak bisa dibilang impresif.

Semua fakta itu tidak menyurutkan niat Muenchen untuk merekrut Jennings. Semua berawal dari kunjungan Direktur Olahraga Muenchen, Christian Nerlinger, ke Everton untuk memantau bek kiri andalan mereka, Leighton Baines. Di waktu senggang, Nerlinger memutuskan untuk mengunjungi teman baiknya, Dietmar Hamann, yang saat itu bermain untuk klub League One, MK Dons.

Saat itu, Hamann menceritakan kekalahan telak yang baru saja diterima timnya. Tranmere sukses membantai mereka 4-2 dengan dua gol di antaranya dicetak oleh Jennings. Di sinilah kisah indah itu bermula.

Muenchen segera memantau secara intensif penampilan Jennings di Tranmere. Performanya dianggap menjanjikan dan memuaskan para pencari bakat "The Bavarian". Hal itu ditambah keberhasilan Jennings mendapat League One Apprentice of The Year pada acara penghargaan Football League, Maret 2011.

Setelah sempat bersaing dengan West Ham United, akhirnya FC Hollywood-lah yang sukses mendapatkan tanda tangan Jennings.

"Ini adalah kesempatan yang luar biasa bagi Dale dan pasti akan diambil oleh setiap pemain muda lainnya. Bayern Muenchen memberikan penawaran yang sangat baik untuk Dale dan kami ikut senang untuk perkembangan kariernya di Jerman. Dia telah melewati 12 bulan yang luar biasa bersama kami dan semoga dia bisa melakukan hal-hal hebat di Bayern," kata Les Parry, pelatih Tranmere, di situs resmi klubnya
kompas.com

Jumat, 15 Juli 2011

Welcome to Munich, Takashi Usami!

Selamat datang di Munich, Takashi Usami! Untuk Pertama kalinya pemain Bayern asal Jepang mendarat di ibukota Bavaria di 5:20 pada Kamis sore, di mana total delapan kru kamera menunggu untuk merekam kedatangan pemain 19-tahun ini di tanah Eropa. Dua stasiun TV Jepang bahkan mengirim kru untuk meliput perjalanan sang pemain dari negeri Matahari Terbit ke Munich.

"Kami telah menonton Usami untuk waktu yang lama, dan kami senang dia datang kepada kita, karena dia memang sangat berbakat," komentar direktur olahraga Christian Nerlinger. Usami bergabung dengan Munich dari Gamba Osaka, dengan status pinjaman selama satu tahun, dengan opsi pembelian setelah 12 bulan.

Setelah check in ke hotel Munich, bintang muda Jepang segera membuat kesan yang baik kepada tim FCB.tv dengan teriakan keras Servus, aklamasi standar di Bavaria. Pemain itu dalam kondisi yang sangat baik, mengingat dia baru saja mengalami penerbangan 20-jam. "Tapi aku berhasil tidur tujuh jam di pesawat," ungkapnya. Usami sepenuhnya melihat ke depan untuk petualangan barunya dengan Bayern: "Saya sangat bangga saya telah ditawari kesempatan untuk bermain untuk klub besar seperti Bayern," katanya.

Dalam pertandingan terakhir sebelum terbang ke Munich, ia mencetak gol di menit ke-62 untuk menempatkan timnya unggul 2-0 dalam pertemuan kandang melawan Vissel Kobe, pertandingan berakhir dengan kemenangan Gamba 3-2. Mengucapkan perpisahan ke klub kota kelahirannya di Osaka merupakan hal yang "sangat sulit", Usami mengakui itu, meskipun sakit itu mereda oleh sambutan yang ia terima setelah peluit terakhir dibunyikan, ketika ia mengenakan kemeja Bayern dan diberi sambutan meriah oleh para suporter.

Penyerang serbaguna yang dapat bermain pada kedua sayap, dan juga bisa beroperasi dengan nyaman di posisi sentral. Usami, yang meraih pujian di Jepang untuk kecepatan dan kemampuan dribbling, telah mewakili negaranya di timnas U-17 dan U-20, dan dipanggil ke tim nasional senior untuk pertama kalinya pada bulan Juni tahun ini, meskipun ia belum mendapatkan kesempatan bermain secara penuh. fcbayern.t-com.de

Bayern dan Manchester City Sepakati Transfer Boateng

Munich, Kamis 14 Juli: Dewan direksi Bayern Munich dan para petinggi Manchester City hari ini menyetujui transfer Jerome Boateng ke FC Bayern.

Boateng, yang saat ini sedang bersama dengan skuad Manchester City di Los Angeles, diharapkan segera tiba di Munich untuk tes medis. Dia kemudian akan menandatangani kontrak yang mengikat dia untuk Bayern sampai 30 Juni 2015. Perpindahan Pemain dari Inggris ke Jerman ini dengan biaya transfer yang tidak diungkapkan.

Ketua Bayern Karl-Heinz Rummenigge berkomentar: "Negosiasi tersebut intens dan panjang, tapi kami kini telah membawa transfer ini dengan sukses. Dengan mendatangkan Jerome Boateng, kami membawa pemain yang kami inginkan untuk pusat lini pertahanan kita."

Direktur olahraga Bayern Christian Nerlinger berkomentar: "Jerome Boateng adalah pemain muda Jerman potensial, dan dengan demikian sangat cocok dengan filosofi kami di sini, di FC Bayern. Dia juga pemain yang dinginkan pelatih kepala kami Jupp Heynckes." fcbayern.t-com.de

Kamis, 07 Juli 2011

Bayern pinjam bintang muda Jepang

Kontur skuad Bayern untuk musim mendatang terus menjadi lebih jelas. Setelah pemain kiper Manuel Neuer, bek kanan Brasil Rafinha dan striker Nils Petersen, direktur olahraga Christian Nerlinger telah mengkonfirmasi kedatangan pemain lain musim panas ini. Takashi Usami, talenta 19 tahun ini, akan menghabiskan musim mmendatang dengan status pinjaman di Munich dari Gamba Osaka.

"Dia akan menyelesaikan musim di Jepang, dan kemudian datang kepada kita pada pertengahan Juli," ujar Nerlinger setelah sesi pelatihan pertama Senin. "Kami sudah mengamatinya selama waktu yang sangat lama, dan kami senang dia datang kepada kita sekarang, karena dia sangat berbakat." Nerlinger mengakui bahwa Bayern dan Bundesliga akan menjadi tantangan yang lebih berat bagi anak muda itu dibandingkan dengan J-League, "tapi kami akan memberinya waktu untuk membiasakan untuk itu."

Jepang pertama di FCB

Usami, adalah pemain Jepang pertama yang bergabung dengan Bayern, "memiliki kemampuan menyerang yang sangat baik ," lanjut Nerlinger. Pemain serbaguna dapat bermain di kedua sisi sayap, juga di tengah, di mana kecepatan dan keterampilan menggiring bolanya semakin meningkat. Meskipun muda usia, Usami sudah menjadi bintang di negara asalnya, dan telah membawa Gamba Osaka naik ke posisi lima di klasemen J-League.

Kepastian bergabung dengan FCB setelah pertandingan antara klubnya saat ini melawan Vissel Kobe pada 13 Juli. "Kami akan meluangkan waktu dan melihat bagaimana dia datang," komentar Nerlinger. Jika Usami berhasil membuat transisi ke Bundesliga, Bayern telah mengamankan opsi untuk membeli sang pemain. fcbayern.t-com.de

Kamis, 16 Juni 2011

Lahm Ingin Bayern Lebih Boros

Kapten Bayern Muenchen, Philipp Lahm, mengaku senang karena klubnya berhasil merekrut Manuel Neuer, Rafinha dan Nils Petersen. Meski demikian, Lahm mengaku belum puas dan ingin "Der Bavarians" menambah skuad lagi.
Dalam wawancara eksklusif dengan FIFA.com, Lahm menjelaskan sepak terjangnya bersama Bayern selama 16 tahun berkarier. Ia juga menuturkan harapannya bersama manajer baru Jupp Heynckes.

Philipp, Anda telah bermain bersama Bayern sejak 1995. Apa alasan utama di balik loyalitas Anda untuk klub?
"Aku sangat senang di Bayern. Itu sebabnya aku memperpanjang kontrakku untuk lima tahun lagi (sampai Juni 2016). Aku punya masa depan yang baik di sini, baik di pentas domestik maupun internasional. Jadi, untukku tidak ada klub lain."

Jupp Heynckes akan mengambil alih kendali di Bayern setelah liburan musim panas nanti. Apa yang Anda harapkan dari pelatih baru?
"Aku menantikan kesempatan bekerja sama dengan Jupp Heynckes. Dia seorang pelatih berpengalaman yang tahu bagaimana menyeimbangkan pertahanan dan serangan. Ini penting karena kami kebobolan terlalu banyak gol musim lalu. Kami perlu memperbaiki pertahanan kami. Kami punya kualitas bagus dalam serangan dan kami selalu bisa mencetak gol. Namun, orang-orang tidak berbasa-basi ketika mengatakan pertahanan bagus adalah modal juara. Itulah misi Jupp Heynckes dan aku yakin dia akan berhasil."

Bayern telah membeli tiga pemain baru untuk musim depan, yakni Manuel Neuer, Rafinha dan Nils Petersen. Apakah Anda mengharapkan bala bantuan lagi sebelum bursa ditutup?
"Tidak perlu diragukan lagi kami perlu memperkuat skuad. Sebagai klub papan atas kami perlu terus berkembang dan membeli pemain baru. Anda melihat itu di klub-klub top lainnya, dan Bayern juga seperti itu."

Apa target Anda untuk musim 2011/12 mengingat musim sebelumnya Bayern tanpa piala?
"Dengan kualitas yang kami miliki dalam skuad, tujuan kami adalah selalu meraih gelar domestik dan melangkah lebih jauh dari babak 16 besar Liga Champions. Masalahnya, musim lalu kami mengalami kesulitan menemukan ritme setelah Piala Dunia berakhir karena banyak pemain yang terlibat bersama tim nasional mereka. Mereka tidak mendapatkan banyak hari libur. Ini tidak mudah."

Anda berhasil menjadi pilihan utama di pertahanan Bayern sepanjang musim. Bagaimana Anda bisa tetap bugar?
"Aku berjuang di awal musim, baik secara fisik maupun mental. Untuk memainkan banyak pertandingan, Anda harus tetap bebas dari cedera dan merawat tubuh Anda. Anda juga perlu banyak tidur, dan aku mendapatkan itu lebih banyak dari sebagian besar pemain."

Anda sudah lama dinilai sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia. Namun, tiba-tiba Anda beralih sebagai bek kanan pada awal musim lalu. Di masa depan nanti, Anda melihat posisi Anda di mana?
"Aku bisa melakukan yang terbaik di kedua posisi itu. Aku mengatakan saat itu (awal musim lalu) aku lebih baik di kanan karena aku bertahan lebih optimal. Beberapa orang mengatakan aku lebih spektakuler di sebelah kiri, tapi spektakuler tidak selalu berarti lebih baik. Aku tidak keberatan bermain di mana, yang penting aku bisa bermain di posisi yang sama sepanjang musim. Aku tidak ingin berganti posisi sepanjang waktu."

Sebagai kapten Bayern Anda terus-menerus disorot media. Bagaimana Anda menghadapinya?
"Anda harus berpikir berapa banyak sisi kehidupan yang ingin Anda berikan kepada publik. Aku selalu mempertahankan sisi pribadiku dan akan selalu seperti itu. Namun, penggemar memiliki hak untuk mengetahui apa yang pemain lakukan di luar lapangan. Aku pikir aku telah menemukan keseimbangan yang tepat. Anda perlu memiliki hubungan yang baik dengan penggemar karena mereka memainkan peran penting di klub maupun tim nasional."

Anda juga telah mengambil tanggung jawab lebih jauh dari lapangan dengan melibatkan diri dalam proyek-proyek sosial. Beritahu kami sedikit tentang Summer Camps Philipp Lahm dan Philipp Lahm Foundation.
"Pada tahun 2007, aku berada di Afrika Selatan untuk mengenal lebih jauh negara dan benua itu. Ketika aku berada di sana, aku melihat banyak penderitaan, jadi aku memutuskan mendirikan yayasan sendiri untuk membantu. Aku ingin berbagi sedikit keberuntunganku dengan orang di sana, walaupun proyek terbesarku masih di sini, di Jerman. Kamp musim panas di Muenchen dan Berlin ditujukan untuk anak-anak dan remaja. Kami mencoba berkontribusi sehingga anak-anak bisa berharap mendapatkan masa depan yang lebih cerah melalui sepak bola dan pendidikan."
kompas.com