Rabu, 25 Mei 2022

Bayern Munich Resmikan Transfer Noussair Mazraoui dari Ajax Amsterdam

 


Raksasa Jerman Bayern Munich telah meresmikan transfer pemain Ajax Amsterdam, Noussair Mazraoui. Kesepakatan transfer pemain berusia 24 tahun itu diumumkan The Bavarian pada Selasa (24/5/2022). Dalam pernyataan mereka, Mazraoui direkrut secara gratis dari Ajax dan telah menandatangani kontrak hingga 2026.  CEO Bayern Oliver Kahn mengatakan, transfer Mazraoui ini merupakan komitmen dari timnya untuk membangun tim yang konsisten untuk musim selanjutnya dan masa depan. Dia berharap, pemain yang berposisi sebagai bek kanan itu bisa membantu Bayern untuk meraih kesuksesan di Bundesliga dan Liga Champions.

"Noussair Mazraoui adalah blok bangunan berikutnya karena kami terus memperkuat tim kami dengan cara yang ditargetkan," kata Kahn. Kami memiliki tujuan besar untuk musim baru, dan pemain seperti Noussair Mazraoui meningkatkan pilihan kami." "Kami juga mencari langkah maju lagi untuk menghadapi Liga Champions bersamanya dan kami ingin merayakan banyak kesuksesan bersama di tahun-tahun mendatang," ucap kiper legendaris Jerman itu.

 

Tak ragu pilih Bayern Munich

Sementara Mazraoui mengaku sama sekali tak ragu untuk memilih Bayern Munich sebagai pelabuhan barunya. Dia pun yakin bisa memenangkan banyak gelar selama kariernya di Allianz. "Langsung dari diskusi pertama dengan FC Bayern, saya memiliki perasaan yang baik dan saya senang bergabung dengan salah satu klub terbesar di Eropa," kata pemain internasional Maroko itu. "FC Bayern baru saja menjadi juara Jerman untuk 10 tahun berturut-turut dan akan bersaing diantara pesaing untuk memenangkan Liga Champions lagi musim depan."

"Saya telah memilih klub ini karena saya bisa memenangkan gelar terbesar di sini," yakinnya. Mazraoui yang lahir di Belanda bergabung dengan akademi Ajax pada 2013 dan melakukan debutnya di tim utama pada 2018 silam. Dia lantas menjadi andalan dengan total membuat 137 penampilan kompetitif untuk sang juara Belanda dan mencetak 10 gol. Di kancah internasional, Mazraoui juga telah mencetak satu gol dalam 12 penampilannya untuk Timnas Maroko. 

Sumber: kompas.tv

 

 

Senin, 25 April 2022

Gelar ke-10 Die Roten

 


Raksasa Jerman, Bayern Munchen, menghadapi laga paling menentukan atas nasib mereka musim ini saat menghadapi Borussia Dortmund pada Sabtu (23/04/22) malam WIB di Allianz Arena.
Laga Bayern Munchen vs Borussia Dortmund atau kerap kali disebut sebagai Der Klassiker akan menentukan gelar Liga Jerman kesepuluh untuk Die Roten secara beruntun. Pasalnya, jika Bayern Munchen mampu memenangi laga ini, maka jarak poin dengan Dortmund akan berubah menjadi sembilan dengan tiga pertandingan tersisa. Gelar kesepuluh Bayern Munchen di Liga Jerman agaknya semakin dekat ketika mereka mampu unggul dari Dortmund saat pertandingan baru berjalan 15 menit. 

Pemain timnas Jerman, Serge Gnabry menjadi pemecah kebutuan usai memanfaatkan umpan dari kompatriotnya, Leon Goretzka memanfaatkan tendangan sudut gelandang bertahan Bayern Munchen, Joshua Kimmich. Ketinggalan satu gol dari Bayern Munchen, Borussia Dortmund pun tampil kesetanan dan mencoba mengejar dengan mengandalkan bintang muda Eropa, Erling Braut Haaland. Sayangnya, tembakan pemain yang pada musim 2022/2023 akan membela Manchester City itu masih melebar di sisi gawang Bayern Munchen yang dikawal Manuel Neuer pada menit ke-27.  Selepas peluang tersebut, justru Bayern Munchen yang mampu menggandakan keunggulan melalui penyerang gaek Polandia, Robert Lewandowski pada menit ke-34. 

 


 

Gol Lewandowski berasal dari kesalahan bek Borussia Dortmund, Dan-Axel Zagadou yang gagal mengawal sayap Bayern Munchen, Serge Gnabry. Gnabry kemudian mampu memberikan umpan kepada gelandang senior Bayern Munchen, Thomas Muller untuk memberikan umpan kepada Lewandowski. Tanpa ampun, Robert Lewandowski memberikan tendangan yang tak mampu dibendung kiper Borussia Dortmund, Marwin Hitz.

Lewandowski juga hampir menambah keunggulan Bayern Munchen menjadi 3-0, jika peluang yang didapat pada menit ke-44 tidak melebar dari gawang Borussia Dortmund. Hingga laga babak pertama usai, laga Bayern Munchen vs Borussia Dortmund usai dengan skor 2-0.  Pada babak kedua laga Bayern Munchen vs Borussia Dortmund, Der Borussien sempat memperkecil ketertinggalan dengan satu gol Emre Can dari kotak penalti. Penalti ini terjadi usai kapten Borussia Dortmund, Marco Reus diganjal di kotak penalti oleh Joshua Kimmich pada menit ke-52. Selepas gol Emre Can, Dortmund hampir saja mendapatkan penalti usai pemain muda Inggris, Jude Bellingham diganjal di kotak penalti oleh bek Bayern Munchen, Benjamin Pavard pada menit ke-61. Namun, wasit pun memutuskan tak ada penalti dari pelanggaran ini dan pertandingan pun berlanjut.

 



Bayern Munchen yang tertekan di awal babak kedua baru keluar menyerang pada menit ke-69. Peluang Bayern hadir dari kaki Robert Lewandowski yang berhasil diselamatkan kiper Dortmund, Marwin Hitz, gantian Dortmund yang kemudian mencetak peluang melalui pemain muda, Jamie Bynoe-Gittens yang menjalani debut profesionalnya pada laga Bayern Munchen vs Borussia Dortmund. Sayangnya, peluang pemain Inggris ini masih mampu dihadang kiper Bayern Munchen, Manuel Neuer pada menit ke-79. Bayern Munchen justru menambah keunggulan pada menit ke-83 ketika tembakan penyerang muda, Jamal Musiala gagal ditepis kiper Borussia Dortmund, Marwin Hitz. Selepas gol ketiga ini, tak ada peluang yang tercipta dan Bayern Munchen memenangi laga kontra Borussia Dortmund dengan skor 3-1. Hasil ini sekaligus menandai gelar kesepuluh Bayern Munchen di Liga Jerman sejak 2012 silam 



Susunan Pemain Bayern Munchen vs Borussia Dortmund 

Bayern Munchen (4-2-3-1): Neuer; Pavard, Upamecano, Hernandez, Davies; Kimmich, Goretzka; Gnabry, Muller, Coman; Lewandowski 

Borussia Dortmund (4-2-3-1): Hitz; Wolf, Akanji, Zagadou, Guerreiro; Can, Bellingham; Brandt, Reus, Reinier; Haaland

indosport.com

Selasa, 31 Agustus 2021

Marcel Sabitzer Resmi Gabung Bayern Muenchen

 


Marcel Sabitzer resmi menandatangani kontrak dengan Bayern Muenchen pada Senin (30/8/2021). Eks gelandang RB Leipzig tersebut menjadi pemain Die Roten –julukan Bayern Munich- hingga 2025.

“FC Bayern telah menandatangani pemain internasional Austria Marcel Sabitzer. Pemain berusia 27 tahun itu berasal dari RB Leipzig, di mana ia pernah menjadi pelatih Julian Nagelsmann. Sabitzer menerima kontrak hingga 2025,” tulis laman resmi klub.

Selama di Bayern Munich, Sabitzer akan memakai jersey bernomor 18. Berbeda dengan nomor yang ia pakai di tim sebelumnya yakni 7. 

Selama di Leipzig, Sabitzer menjadi pemain yang sangat berpengaruh bagi tim. Ia telah mencetak 32 gol dalam 145 pertandingan di Liga Jerman dan 4 gol di 21 laga Liga Champions .

Sabitzer juga menjadi andalan di lini tengah Tim Nasional (Timnas) Austria. Selama 54 kali pertandingan bersama Timnas, ia telah mencetak 8 gol. Ia pun menjadi salah satu andalan ketika Piala Eropa 2020 lalu.

Sabitzer pun mengaku bangga dapat bergabung dengan tim sekelas Bayern Munich. Ia berharap akan memenangkan trofi demi trofi bagi perjalanan Bayern ke depan.

“Saya sangat senang bisa bermain untuk FC Bayern. Bahkan sebagai seorang anak, saya sangat bangga dengan jersey Bayern saya, dan saya mendapatkan yang baru setiap Natal,” ucap Sabitzer.

“Saya akan memberikan segalanya untuk klub ini, saya ingin memenangkan pertandingan sebanyak mungkin dan tentu saja memenangkan banyak gelar,” tutupnya. sports.sindonews.com

Rabu, 18 Agustus 2021

Bayern Munchen Juara Piala Super Jerman 2021

 


Bayern Munich keluar sebagai juara Piala Super Jerman 2021 setelah mengalahkan Borussia Dortmund 3-1 dalam laga yang dilangsungkan di Signal Iduna Park, Rabu, (18/8/2021) dini hari WIB.

Gol-gol Bayern Munich dalam laga ini dilesakkan Robert Lewandowski pada menit ke-41 dan 74, serta Thomas Muller (49’). Sementara itu, gol tunggal Die Borussen -julukan Dortmund– dikemas Marco Reus pada menit 64.

Jalannya Pertandingan

Babak Pertama

Borussia Dortmund dapat mengawali pertandingan dengan sangat baik. Mereka terus memberikan tekanan, berkat kecepatan yang dimiliki Erling Haaland. Sayangnya, mereka belum bisa memaksimalkan peluang.

Meski begitu, Bayern Munich sanggup memberikan serangan balik. Thomas Muller menusuk pertahanan Dortmund dan memberikan umpan kepada Serge Gnabry. Namun, upaya mereka masih belum tepat sasaran.

Dortmund terus berusaha untuk mencari celah di pertahanan Bayern. Pada menit ke-20, Marco Reus menerima umpan dan melepas tendangan. Akan tetapi, bola masih bisa ditepis kiper Bayern Munich, Manuel Neuer. 

Bayern Munich kemudian nyaris memimpin pada menit ke-34. Joshua Kimmich menembus pertahanan Dortmund dan memberi umpan kepada Robert Lewandowski. Akan tetapi, serangannya masih melebar.

Akhirnya Bayern Munich memimpin pada menit ke-41. Robet Lewandowski mencetak gol lewat tandukannya, meneruskan umpan kiriman Serge Gnabry. Skor 1-0 untuk keunggulan Bayern Munich bertahan hingga babak pertama usai. 

Bayern Munich sudah langsung menyerang begitu paruh kedua dimulai. Mereka bahkan sukses menggandakan keunggulannya pada menit ke-49. Kali ini, Thomas Muller yang sukses menjebol gawang Dortmund.  

Akhirnya Dortmund berhasil menggetarkan gawang Bayern Munich pada menit ke-53. Namun, gol yang dibuat Erling Haaland tersebut dianulir karena kedapatan offside terlebih dahulu.

Baru pada menit ke-64, Die Borussen sukses memperkecil jarak. Mendapat umpan dari Jude Bellingham, Marco Reus melepas tendangan first-time untuk mencetak gol.

Walau demikian, Bayern Munich sukses menambah keunggulannya pada menit ke-74. Lewandowski kembali mencetak gol dengan tendangan kerasnya. Dia berhasil memaksimalkan umpan Corentin Tolisso dengan baik.

Setelah itu, Bayern Munich sukses menguasai pertandingan. Sayang, tidak ada gol tambahan yang bisa diciptakan. Skor 3-1 untuk keunggulan Bayern Munich bertahan hingga pertandingan berakhir. Alhasil, Bayern Munich keluar sebagai juara Piala Super Jerman 2021.

SUSUNAN PEMAIN

BORUSSIA DORTMUND (4-3-3)

Kobel; Schulz, Akanji, Witsel, Passlack (Wolf 84); Dahoud, Bellingham (Carvalho 84), Reyna (Pasalic 78); Reus, Moukoko (Malen 58), Haaland

Pelatih: Marco Rose

BAYERN MUNICH (4-2-3-1)

Neuer; Stanisic (Sarr 87), Upamecano, Sule, Davies; Kimmich, Goretzka; Coman (Sane 49), Muller (Musiala 73), Gnabry (Tolisso 73); Lewandowski (Choupo-Moting 88)

Pelatih: Julian Nagelsmann 

okezone.com 

 

 

Legenda Jerman dan Bayern Munchen, Gerd Muller, Telah Berpulang

 


Dunia sepak bola kembali berduka. Legenda Jerman dan Bayern Munchen, Gerd Muller, menghembuskan nafas terakhir pada usia 75 tahun.

Muller memiliki kisah yang sangat panjang di dunia sepak bola. Mantan pemain yang berposisi sebagai penyerang itu memulai karir profesionalnya bersama TSV 1861 Nordingen pada tahun 1962.

Ia dikenal sebagai ujung tombak yang mampu menghasilkan total 47 gol hanya dari 28 penampilan! Karena kemampuannya, Bayern Munchen pun langsung merekrutnya untuk bergabung bersama Franz Beckenbauer dan Sepp Maier.

Muller menyandang status sebagai mesin gol Bayern Munchen selama 15 musim, mulai dari tahun 1964 hingga 1979. Sebanyak 607 pertandingan di semua kompetisi telah ia lakoni dan juga memproduksi 566 gol buat Die Bavarians.

Berpulang di Usia 75 Tahun

Begitu karirnya sebagai pemain berakhir di tahun 1981 bersama Fort Lauderdale Strikers, Muller memutuskan untuk gantung sepatu. Ia tidak melanjutkan karir sebagai pelatih karena sibuk dengan kegiatan rehabilitasi dari alkohol.

Pada tahun 2015, Muller didiagnosa mengalami Alzheimer. Selama enam tahun dirinya menjalani perawatan di rumah, hingga akhirnya kalah dalam memerangi penyaitnya pada Minggu (15/8/2021) pagi waktu setempat.

Bayern Munchen menyampaikan kabar duka ini lewat situs resminya. "Klub dan semua penggemarnya berduka atas kematian Gerd Muller, yang meninggal pada Minggu pagi di usia 75 tahun."

"Muller membuat sejarah bersama Bayern dan Timnas Jerman. Dia mencetak 566 gol yang luar biasa dalam 607 penampilan resmi buat Bayern dan masih memegang rekor buat pencetak gol terbanyak di Bundesliga dengan raihan 365, juga menjadi top skorer sebanyak tujuh kali. Dia mencetak 68 gol dalam 62 penampilan di Timnas."

Ucapan Duka

Beberapa sosok penting di Bayern Munchen menyampaikan ucapan dukanya soal kematian Muller. Seperti Herbert Hainer selaku presiden klub serta CEO dan mantan penjaga gawang, Oliver Kahn.

"FC Bayern takkan menjadi klub yang kami semua cintai seperti sekarang tanpa Gerd Muller. Namanya dan kenangannya akan terus hidup selamanya," kata Heiner.

"Sebagai seorang pemain dan pribadi, Gerd Muller adalah bagian dari FC Bayern dan perkembangannya menjadi salah satu klub terbesar di dunia yang tak ada duanya. Gerd akan selamanya ada di hati kami," ucap Kahn.

Karir Muller berakhir dengan sederet pretasi membanggakan. Ia mempersembahkan 14 gelar dari berbagai ajang, termasuk European Cup (sekarang Liga Champions) buat Bayern Munchen dan menyumbang trofi Piala Dunia untuk Timnas Jerman pada tahun 1972. bola.net